Halangi Tes Urine Saat Razia Kamar Napi, Tiga Petugas Rutan I Cipinang Dikandangkan

foto

Jakarta, Zonabandung.com - Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Taufiqurrakhman terjun langsung memimpin razia kamar hunian narapidana di Rutan Kls I Jakarta, Jumat malam (26/2/2021).

Kadiv Pemasyarakatan memastikan 40 anggota Satopspatnal Kanwil mampu menemukan benda terlarang dari dalam kamar narapidana dan tahanan.

"Razia di malam hari itu sangat efektif dalam rangka melakukan Pencegahan dan penindakkan gangguan kamtib serta pemberantasan narkoba didalam Rutan Cipinang," ujar Taufiq kepada wartawan Zonabandung.com via telepon seluler, Sabtu (27/2/2021).

Sebanyak 40 anggota Satopspatnal Kanwil DKI bergerak di blok B lantai 3 menyisir 32 kamar napi.

"Dari 32 kamar napi tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang berupa, handphone 26 unit, power bank 7 buah,head set 20 buah, charger handphone 15 buah, terminal listrik 9 buah, speker 3 buah, ricecooker 1 buah, alat hisap narkoba 22 buah, senjata tajam dan tumpul 5 buah dan kompor listrik 1 buah," ungkap Taufiq.

Usai razia kamar dan geledah badan, Kadiv Pemasyarakatan memerintahkan pegawai agar melakukan tes urine terhadap 18 orang tahanan yang dipanggil secara acak.

"Dari hasil pemeriksaan urine 18 orang tahanan, dimana 9 orang dinyatakan positif dan 9 orang lainnya negatif," ungkap Taufiq.

Taufiq mengungkapkan, saat hendak dilakukan tes urine, terjadi upaya menghalang-halangi oleh petugas Rutan dengan cara menukar isi penghuni kamar yang akan dilakukan tes urine. Namun kita tidak terkecoh oleh oknum petugas Rutan tersebut dan tes urine tetap dilakukan dan berlangsung dengan baik.

"Narapidana dengan hasil positif mengkonsumsi narkoba agar segera ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku melalui di BAP terlebih dahulu dan dikenakan sanksi berat," ungkapnya.

Demikian pula terhadap 3 orang pegawai Rutan Cipinang yang terlibat menghalang-halangi napi yang akan dites urine tersebut, mulai Sabtu, 27 Febuari 2021, atas perintah langsung Kakanwil telah dilarang bertugas di Rutan dan mulai Senin, 1 Maret 2021 bertugas di Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta.

"Minggu depan dilakukan pemeriksaan terhadap oknum yang menghalang-halangi itu dan tidak menutup kemungkinan pegawai yang akan dikandangkan ke Kanwil akan bertambah lagi," jelas Taufiq.

"Saya sudah memerintahkan Karutan agar sering melakukan Sidak internal dengan sungguh-sungguh," imbuhnya.

Ia menambahkan, agar seluruh kepala UPT dan jajaran untuk membangun komitmen yang tinggi dan integritas moral yang kuat.

Saat razia berlangsung, selalu memberikan nasehat terhadap narapidana agar tekun melaksanakan ibadah, rajin berolah raga dan jauhi narkoba.

"Mumpung didalam menjalani masa pidana, tekunlah ibadah dan rubah perilaku menjadi lebih baik," ajak Taufiq.

Editor: Ramdan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Tetap Digelar Tahun 2021
LBH Pers Luncurkan Protokol Keamanan Jurnalis
Pos Indonesia Launching "Pos Migran Indonesia"
Raih Best CEO BUMN Driving Transformation 2021, Faizal Djoemadi: Ini Tahun Kebangkitan Pos Indonesia
Tanggulangi Covid-19 12.000 Karyawan Pos Indonesia Menerima Vaksinasi