Seskoau Buka Prodi Magister Strategi Operasi Udara

foto

Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo meresmikan peluncuran Politeknik Angkatan Udara dan pembukaan Program Studi Magister Terapan Strategi Operasi Udara secara daring di Gedung Srutasala Seskoau Lembang Jawa Barat, Kamis (24/9/2020)

Lembang, Zonabandung.com -- Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) meluncurkan Politeknik Angkatan Udara dan membuka Program Studi Magister Terapan Strategi Operasi Udara atas inisiasi Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E, M.P.P.

Pembukaan Program Studi (Prodi) Magister Strategi Operasi Udara yang langsung diresmikan Kasau secara daring ini merupakan proses kelanjutan dari berdirinya Prodi Sarjana Terapan pada tahun 2012.

“Jadi, perlu dibentuk wadahnya kelanjutan Akademi Angkatan Udara yakni Politeknik Angkatan Udara. Dari situ juga Kasau menginisiasi untuk seskoau membuka prodi magister terapannya khusus dibidang operasi strategi udara, artinya setara dengan pasca sarjana,” ujar Komandan Seskoau Komandan Seskoau Marsda TNI Samsul Rizal S. IP., M. Tr (Han) kepada Zonabandung usai peresmian di Gedung Srutasala Seskoau Lembang Jawa Barat, Kamis (24/9/2020).

Dipilihnya prodi ini tentu bukan tanpa alasan. Selain memang bidangnya di AU, sehingga kompetensi yang tepat untuk membekali para perwira di level Mayor, adalah bidang strategi operasi udara.

“Ini satu satunya kampus pertama di Indonesia yang membuka prodi Magister Terapan Strategi Operasi Udara. Karena itu, sesuai peraturan mentri, dosen harus linear, sehingga dosen-dosen linear yang memiliki latar belakang pendidikan S3 strategi operasi udara, kebanyakan dari luar negeri,”

Seskoau telah berdiri selama 37 tahun, sudah barang tentu memiliki infrastruktur dan fasilitas yang memadai. Meski demikian, lanjut Danseskoau, terdapat kendala yang masih dihadapai.

“Kendala kami, perubahan pendidikan militer murni ke prodi strategi operasi udara ini yaitu konversi kurikulum dari model pembelajaran lama ke SKS, juga kesiapan tenaga pengajar atau dosen,” imbuhnya.

Dengan dibukanya prodi baru tersebut, diharapkan dapat terwujud sumber daya manusia yang unggul.

“Harapannya, tentunya terwujudnya SDM unggul sesuai harapan pemerintah, yang merupakan visi Presiden Jokowi, juga sesuai dengan harapan Kasau untuk mewujudkan TNI AU yang disegani di kawasan dengan didukung SDM yang unggul,” pungkas Danseskoau.

Sementara, Wikan Zakarinto, Dirjen Vokasi Kemendikbud menyambut baik kegiatan yang dilakukan Seskoau.

“Kami sangat mendukung pengembangan bagi prodi, baik sarjana tratan dan magister tratan di Indonesia.  Pembukaan prodi sudah ada syaratanya, misal dosennya harus sudah siap, insfrastruktur sudah siap, kalau semua  sudah siap, disusun proposal, biasanya sekitar 2-3 bulan selesai,” ujar Wikan.

Menurutnya, peresmian Politeknik Angkatan Udara dan Pembukaan Program Studi Magister Terapan Strategi Operasi Udara, tergolong cepat.

“Ini termasuk cepat, sekitar sebulan atau dua bulan setengah yang lalu saya dihubungi pak Samsul, alhamdulillah cepat. Yang jadi lama itu jika syarat belum terpenuhi, seperti dosen, atau insfrastrukturnya, kalau ini sudah lengkap semua,” tutupnya.

Editor: Shelly Sillviana

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo: Interopabiliti Untuk Negeri
PWI Apresiasi Polri Ungkap Kasus Pembunuhan Wartawan di Sulbar
Pos Indonesia Raih Penghargaan Brand Strengh dan Social Economy Contribution
Jaga Keselamatan Wartawan, PWI Pusat Sambangi Mabes Polri
Pangdam III/Slw: Berangkat Dengan Penuh Kehormatan dan Pulang Dengan Satu Kebanggaan