Tiga Orang Warga Desa Ngamprah Praperadilankan Polda Jawa Barat

  • Suyono
  • Kamis, 15 April 2021 | 17:45 WIB
foto

Bandung, Zonabandung.com,- Tiga orang warga Desa Ngamprah Kabupaten Bandung Barat mempraperadilankan Polda Jawa Barat terkait penetapan terhadap mereka sebagai tersangka melanggar pasal. 266,263 dan pasal.385 KUHP.

" Dalam mengajukan Gugatan Praperadilan Tiga orang warga yang ditetapkankan sebagai tersangka yakni; Iman Nugraha, Sansan Sanjaya dan Adis memberikan kuasa kepada Tim kuasa hukum Mariani Wiwik. SH.MH dan Adri Marpaung,SH.

Penasehat Hukum Pemohon, Mariani Wiwik, SH.MH

Usai sidang perdana di Pengadilan Negeri Kota Bandung pada Kamis 15 April 2021. Kuasa hukum pemohon, Mariani Wiwik SH.MH, kepada wartawan mengatakan. " Hari ini Kamis, sidang permohonan praperadilan kami terhadap Polda Jabar mulai digelar.

"Praperadilan diajukan terhadap Polda Jabar karena menurut pandangan kami, Surat Panggilan Sebagai Tersangka dan penetapan sebagai tersangka atas dugaan memasukkan keterangan palsu dan penguasaan lahan terhadap kliyen kami Imam Nugraha, Sansan Sanjaya dan Adis yang ditandatangani oleh CH. Patoppoi. SStMK. SH selaku Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar telah Cacat Hukum karena telah Cacat Administrasi dan bertentangan dengan Pasal 1 Angka 14 Undang-Undang Nomor: 8 Tahun 1981 Tentang Hukum Acara Pidana (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1981,Nomor: 76 Jo. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 21/PUU/XII/2014, tanggal 28 April 2015" kata Mariani.

"Saat ini pak Kapolri lagi semngatnya memberantas mafia tanah. Kita juga semangat, oleh karena itu melalui Praperadilan ini, kita melawan mafia-mafia tanah, terutama yang berada di desa Ngamprah Bandung Barat.

Klien kami adalah orang kampung yang tidak mengerti sama sekali tentang hukum oleh karena itu kami mohon agar Hakim mengabulkan permohonan kami dengan memerintahkan kepada Termohon untuk menghentikan penyidikan terhadap perintah penyidikan kepada Para Pemohon; Memulihkan hak Para Pemohon dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya."Ujar Mariani.

Editor: Ramdan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Mantan Direktur PT DI, Divonis 4 Tahun Hukuman Penjara
Inovasi Layanan Hukum dan HAM Kanwil DKI Hadir Di Lippo Mall Kemang
Berawal di WhatsApp, Gadis 17 Tahun Diperkosa
Tiga Orang Terdakwa Korupsi Pasar Leles Garut Akan Disidangkan
Sidang Walikota Cimahi, KPK Menghadirkan Sekretaris Daerah Sebagai Saksi