Anak Gugat Bapak 3 Miliar Rupiah, 20 Orang Advokat Dampingi Tergugat

  • Suyono
  • Selasa, 19 Januari 2021 | 16:26 WIB
foto

Bandung, Zonabandung.com -- Perkara gugatan anak terhadap bapaknya ini mendapat perhatian dari para Advokat sehinga pada sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Bandung pada Selasa 19 Januari 2021, tampak hadir Koswara bersama anaknya Hamidah dan sebanyak 20 orang Advokat menyatakan sebagai kuasa hukum tergugat untuk mendampingi dalam persidangan.

Bobby Herlambang Siregar mengatakan perkara ini sendiri didukung oleh 20 kuasa hukum di belakang Koswara. Menurutnya hal ini dilakukan lantaran hati nurani para kuasa hukum tergerak membantu Koswara.

"Hati nurani kami terpanggil untuk membantu membela hak-hak orang tua yang sudah sepuh yang telah digugat dan kami tidak kenakan biaya," ungkap Bobby, Selasa (19/1/2021).

Bobby menuturkan kasus ini bermula saat Deden menyewa sebagian rumah milik Koswara di Jalan AH Nasution, Kota Bandung.

Deden menyewa sebagian rumah itu sejak 2012. Pada akhir 2020 Koswara meminta Deden untuk pindah, Deden tidak terima dan menggugat bapaknya.

"Ini perkara menggugah emosi. Intinya menurut kami perjuangan orang tua itu tidak akan pernah tergantikan oleh apapun. Siapapun yang melawan karena alasan uang, akan kami lawan," tuturnya.

Hamidah (35) yang juga menjadi tergugat menerangkan, Deden merupakan anak kedua dan Masitoh anak ketiga dari bapaknya Koswara.

Deden meyewa bangunan berukuran 3x2 meter persegi yang dijadikan warung ‎oleh Deden. Adapun total luas tanahnya sekira 4000 meter persegi.

"Tanahnya milik kakek saya, bapak saya sebagai ahli waris. Kemudian tanahnya disewa untuk warung oleh kakak saya, sewanya Rp 7,5 juta. Akhir 2020 bapaknya minta sewanya dinaik mejadi Rp.8 juta pertahun. Namun karena ada masalah,‎ bapak saya meminta Deden pindah," ucap Hamidah di Pengadilan Negeri Bandung.

Belakangan, Deden tidak terima disuruh pindah tempat usaha. Kemudian, Deden dan Masitoh menggugat bapaknya ke pengadilan.

Dalam gugatannya, Deden dan Nining yang dikuasakan ke Masitoh selaku kuasa hukumnya, meminta Koswara, Hamidah dan Imas Solihah untuk membayar Rp 3 miliar jika Deden pindah dari toko tersebut. Kemudian, membayar ganti rugi material Rp 20 juta dan immateriil senilai Rp 200 juta.

"Semuanya anak sebapak dan seibu. Tapi sekarang malah menggugat bapaknya sendiri sampai miliaran rupiah. Saya enggak tahu nilai itu berdasarkan apa," ucap Hamidah.

‎Ia menambahkan, tanah seluas 4 ribu meter persegi itu rencananya akan dijual karena masih tanah waris. Hasil penjualannya akan dibagikan pada para ahli waris.

Atas gugatan itu, malah kata Hamidah, bapaknya membuat surat tertulis bermaterai dengan cap notaris pada 11 Desember 2020 yang menyatakan dia tidak lagi mengakui Masitoh, Deden sebagai anaknya.

"‎Iya, bapak saya menulis pernyataan tertulis tidak mengakui Deden, Masitoih sebagai anaknya. Itu ditandatangani tertulis oleh bapak saya, di hadapan notaris dan tujuh saksi. Itu karena bapak saya sangat kecewa, padahal semuanya anak seibu se bapak," ucapnya.

Editor: Ramdan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Kepolisian Majalengka Berhasil Menangkap Sindikat Pengedar Uang Palsu
Kalapas Slawi Lakukan Penguatan Kinerja Petugas Pengamanan Menuju WBK dan Deteksi Dini P4GN
Kejari Bandung Serahkan Uang Sitaan Miliaran Rupiah
Petugas Lapas Bengkulu Dukung Kepolisian Ungkap Penyalahgunaan Narkoba
Eks Dirut PT. Pos Properti Indonesia Didakwa Korupsi Kas BUMN 26,5 Miliar