Penista Agama Dituntut 6 Tahun Hukuman Penjara

  • Suyono
  • Selasa, 24 November 2020 | 14:28 WIB
foto

Bandung, Zonabandung.com,- Ir. Darmawan terdakwa kasus penista agama islam dan penghinaan Nabi Muhammad SAW dituntut selama 6 tahun hukuman penjara.

Denda Rp.800 juta jika tidak dibayar diganti kurungan selama 4 bulan.

Tuntutan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum Martahan,SH.,dalam sidang majelis hakim yang diketuai Ery Irawan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung Kelas I.A Khusus Jln RE Martadinata Selasa 24 Nopember 2020.

Dalam tuntutan Jaksa menyebutkan;  Ir. Darmawan (70 )  warga Jl. Jatayu Cicendo Kota Bandung ini, telah terbukti melakukan penista agama dengan cara menayangkan narasi menghina Islam dan Nabi Muhammad dalam chanel youtube miliknya atas nama Ir Darmawan. Ada sekitar 14 video yang semuanya menistakan agama islam. Sebagaima pasal 45 A ayat 2 UU ITE.

Sebelum menjatuhkan tututannya jaksa menyebutkan hal yang memberatkan terdakwa. Perbuatan terdakwa menimbulkan perpecahan antar umat beragama. Merusak kerukunan antar umat beragama. Tidak menyesalu perbuatannya. Tidak mau menghapus vidio-vidionya dan pernah dihukum dalam perkara yang sama.

Atas tuntutan tersebut terdakwa melalui pensihat hukumnya Ebeneser Damanik, akan mengajukan pembelaan pada selasa yang akan datang.

Seperti terungkap dalam persidangan berdasarkan keterangan saksi Muhammad Roy menyatakan terdakwa Ir Darmwan telah melakukan penista agama dengan mengunggah penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW dan agama Islam.

Dia mengaku mengetahui adanya video dalam youtube tersebut pada 7 Agustus 2020 dengan melihat 7 video unggahan terdakwa melalui akun youtube Ir Darmawan.

Kemudian pada keesokan harinya 8 Agustus 2020, saksi Muhammad Roy juga melihat dua video yang juga menghina Islam. Kemudian dia mencari tahu dan ternyata dalam  youtube terdakwa ada alamat resmi yakni di jln Jatayu Cicendo Kota Bandung.

Saya pun datang kesana pada sore hari dan ternyata disana sudah banyak massa yang tersulut amarahnya karena unggahan terdakwa. Massa yang marah itu hamper saja menghakimi terdakwa namun keburu ada polisi yang mengamankan terdakwa,” ujarnya.

Yang paling merasa sakit hati dari video tersebut soal unggahan dalam judul “Buang Islam Dari Indonesia” dan judul “Mengorbankan Hewan Tidak Berdosa”. “Saya pribadi sebagai umat Islam tersinggung. Untuk saja tidak main hakim sendiri dan melaporkannya kepada pihak berwajib,” ujarnya.

Dalam keterangannya Muhammad Roy juga menyatakan dengan unggahan 14 video terdakwa Ir Darmawan ke youtube jelas sudah menyinggung perasaan umat Islam dan bila biarkan bisa terjadi bentrokan antar umat.

“Bangsa dihinakan, Nabi Muhammad dihinakan, begitu juga agama Islam telah dihinakan oleh terdakwa. Kami minta hakim menghukum mereka seberat-beratnya agar ada efek jera buat terdakwa,”ujar Roy.

Editor: Ramdan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Ditpolairud Polda Jabar Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ribu Benih Lobster
Tiga Pelaku Penipuan Penyaluran TKI Ilegal Diciduk Polisi
Kakek Yang Digugat Rp.3 Miliar Oleh Anak Kandungnya, Laporkan Pidana Tiga Anaknya Ke Polda Jabar
Penyidik Pidsus Kejati Jabar Sita Berberapa Bidang Tanah dan Bangunan
Bupati Garut Rudi Gunawan Jadi Saksi Sidang Korupsi Terdakwa Kadis Dispora