Skyscraper
Skyscraper

Tiga Petinggi Sunda Empire Akan Jalani Sidang Perdana

  • Suyono
  • Rabu, 10 Juni 2020 | 15:07 WIB
foto

Panmud Pidana Umum Pengadilan Negri Bandung, Deni Saptana, SH. MH.

Bandung, Zonabandung.com -- Tiga terdakwa kasus Sunda Empire akan menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Bandung, setelah Jaksa Penuntut Umum melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan Negeri Bandung pada Rabu 10 Juni 2020.

Panmud Pidana Umum Deni Saptana, SH. MH., dihubungin diruang kerjanya, membenarkan tentang pelimpahan tersebut.

"Ya! Baru saja kita menerima berkas pelimpahan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus penyebaran kabar bohong kerajaan Sunda Empire," ujar Deni.

Ketiga terdakwanya yakni, Nasri Banks selaku Perdana Menteri Sunda Empire, Raden Ratna Ningrum selaku Kaisar Sunda Empire, dan satu petinggi lain Ki Ageng Rangga Sasana.

Berdasarkan berkas yang diterima, mereka (para terdakwa) didakwa dengan tiga pasal. Dakwaan pertama, Pasal 14 ayat (1) Jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP, lalu Pasal 14 ayat (2) Jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KHUP, serta Pasal 15 KUHP.

"Selanjutnya berkas akan kita register kemudian kita lanjukan ke pimpinan untuk menentuhkan hakim yang akan menyidangkannya. Mungkin minggu depan sidangnya sudah digelar," kata Deni.

Seperti diberitakan sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat telah menetapkan tiga tersangka kasus penyebaran kabar bohong oleh petinggi Sunda Empire.

Mereka diduga melakukan, yang menyuruh melakukan dan yang turut serta melakukan perbuatan, dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, perbuatan tersebut dilakukan oleh para terdakwa tahun 2003.

Perbuatan itu dilakukan oleh para mereka secara bersama-sama pada tanggal 20 Maret 2019 sampai dengan tanggal 27 Desember 2019 bertempat di Hotel Isola Resort, jalan Dr. Setiabudi No. 299 Kota Bandung.

Berawal terdakwa Nasri Banks membaca sejarah yang tidak jelas sumberya tentang Sunda Empire, dimana menurut Nasri, isterinya yakni RD. Ratnaningrum, BMA., merupakan penerus dari Kaisar ALEXANDRE THE GREAT.

Kemudian masih dalam tahun 2003, Nasri Banks kedatangan seseorang yang benama Mr. Lhonson Low membawa Sertifikat.

Akibat perbuatan mereka menimbulkan keonaran atau kegaduhan di masyarakat, khususnya masyarakat sunda karena pemberitaan bohong tersebut bagi sebagian masyarakat menganggap benar adanya.

Sehingga dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong yang terdapat didalam video yang berisi kegiatan atau aktivitas Sunda Empire tersebut, telah menimbulkan keonaran dikalangan masyarakat.

Editor: Shelly Sillviana

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Tiga Orang Terdakwa Kasus RTH Bandung Akan Jalani Sidang Perdana
Mantan Anggota DPRD Kota Bandung Terancam 20 Tahun Penjara
Gugatan Tanah Sukagalih, Pemilik Sertifikat Dikalahkan Akta Pengoperan
Kota Bandung Diusulkan Jadi Pilot Project Birokrasi Bebas Pungli Ke Tingkat Pusat
Delapan Pelaku Illegal Logging Diamankan Sat Reskrim Polres Majalengka