Nasi Bercampur Ganja Ditangkap Petugas Lapas Metro Lampung

foto

Metro - zonabandung.com -  Petugas Lapas Kota Metro Propinsi Lampung berhasil menggagalkan masuknya narkoba jenis ganja dari titipan makanan, Sabtu, 26/06/2021.

Penggagalan masuknya ganja kedalam Lapas itu bermula saat pengunjung bernama Nofen Feri Hendian (19) hendak menitipkan barang makanan berupa nasi, sayuran dan minuman yang dikemas dalam plastik bening.

Makanan itu ditujukan kepada rekannya salah seorang warga binaan didalam Lapas bernama, Erik Fandela (21) kasus narkotika hukuman 2 tahun 6 bulan, terang Kalapas Metro, Mulyana.

" Sudah Protap ( Prosedur Tetap ) setiap barang atau benda apapun yang hendak dititipkan ke Lapas harus digeledah. Dan penggeledahan dilakukan secara berlapis. Tidak cukup sekali saja", terangnya.

Saat petugas Lapas bagian geledah barang tersebut memeriksa semua isi titipan makanan itu lalu ditemukanlah ganja seberat 20 gr dari dua kemasan nasi tersebut.

Dengan sigap petugaspun langsung mengamankan Nofen karena petugas melihat gelagat gelisah dan hendak kabur, ungkap Kalapas Metro, Muchamad Mulyana kepada wartawan zonabandung.com via telepon selulernya, Sabtu siang, 26/06/2021.

Mulyana menjelaskan setiap pengunjung yang datang ke Lapas harus mencuci  tangan terlebih dahulu dan memakai masker kemudian  petugas penitipan barang dan makanan melakukan pengecekan suhu tubuh dan mengarahkan pengunjung serta membawa barang bawaan  untuk diserahkan  kepada petugas pencatat dan pemeriksaan.

Petugas lalu menerima dan  melakukan pencatatan serta  pemeriksaan  barang titipan makanan.  Setelah dinyatakan aman barulah petugas mempersilahkan pengunjung untuk bisa meninggalkan tempat dan barang titipan akan disampaikan kepada warga binaan yang dituju, terang Mulyana.

Kini penitip makanan berisi ganja, Nofen feri Hendian beserta barang bukti ganja telah diserahkan ke Satnarkoba Polres Kota Metro Lampung guna penyidikan lebih lanjut.

Sedangkan untuk warga binaan, Erik Fandela telah diperiksa dan mengaku bahwa barang titipan itu untuk dirinya.

WBP tersebut akan dikenakan sanksi dan karena telah melanggar tata tertib Lapas, tegas Mulyana.

Editor: Ramdan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Kanwil Kumham DKI Adakan Vaksinasi Tuntas Kepada 17.000, Siapa Saja Mereka ?
Antisipasi Gangguan Kamtib, Kakanwil Kumham Riau Adakan FGD Para Kepala UPT Dan Jajaran Keamanan
Lapas Atambua Akan Lebih Sukses Tanam Jagung Kedua Kalinya
Dua Dus Susu Berisi Ekstasi Dan Ganja Ditangkap Petugas Rutan I Depok
Asimilasi di Rumah bagi Narapidana dan Anak Diperpanjang