Ini Instruksi Kadivpas Jabar Dalam Bintorwasdal Di Lapas Kuningan

foto

Kuningan - zonabandung.com - Kadivpas Kanwil Kemenkumham Jabar, Taufiqurrakhman melaksanakan Pembinaan Monitoring Pengawasan dan Pengendalian (Bintorwasdal) terhadap petugas Lapas kelas IIA Kuningan, Selasa, 04/05/2021.

Kunjungan Kadivpas Jabar itu diawali
dengan meninjau langsung kondisi lingkungan sekitar Blok Hunian, Ruang Dapur dan Ruang Bimker yang di dampingi Kalapas, Gumilar Budirahayu beserta seluruh pejabat struktural.

Kadivpas memberikan pengarahan dan penguatan diantaranya, pengalaman selama memimpin beberapa Rutan dan Lapas.

Taufiq menjelaskan jenis pelanggaran di lapas/rutan sama saja hanya beda tipis. Permasalahan penyimpangan yang umum, diantaranya; handphone, pelarian, narkoba, perkelahian, mencuri, pungli, diskriminasi (tidak adil), memberikan fasilitas berlebih di kamar hunian, pemerasan dan lain-lain.

" Permasalahan yang ada di Lapas Kuningan itu tentu harus diinventarisir, ada jenis penyimpangan apa saja".

Selanjutnya berumbuk mana saja yang dinilai prioritas untuk segera diselesaikan satu persatu.

Jika masalah-masalah tersebut bisa diatasi, ia menjamin WBK sudah di tangan, tutur Taufiq.

Taufiq juga menegaskan semua kegiatan pelaksanaan tugas harus dilakukan sesuai aturan.
Saya ingin memotivasi teman-teman di Lapas Kuningan. Pelayanan publik berbasis HAM harus dilengkapi, alur kunjungan disiapkan, sarana prasarana pelayanan publik dilengkapi, terang Taufiq.

" Kalau sudah lengkap 60 persen sudah ditangan itu, 20 persen data dukung dan 20 persennya lagi perilaku petugasnya".
Hindari diskriminasi, pungli, perlakuan istimewa dan lain-lain. Kalau semua sudah dilengkapi, akan tetapi masih ada pungli percuma sia-sia semuanya.

Kalau itu masih terjadi, sia-sia perjuangan teman-teman. Mari bersihkan hati dan pikitan kita dari hal-hal kotor, awali dengan niat yang baik, tukas Taufiq.

Semua berawal dari niat, niat yang baik ya hasilnya baik, pungkasnya.

Selain itu, bangun komitmen yang tinggi bersama, karna tidak mungkin tujuan terjadi tanpa komitmen. Kerjasama semuanya diharuskan, latih integral moral yang tinggi.

Saya yakin kerja selalu pada on track sesuai dengan pedoman yg ada, karna kita kerja tidak bisa seenaknya sebagai aparat negara.

Harus punya komitmen yang tinggi, supaya teman-teman melaksanakan tugas sesuai undang-undang, aturan SOP dan pedoman kerja. Pasti hasil akhir yang didapat kepuasan masyarakat, optimalisasi pelayanan publik yang tujuannya masyarakat memperoleh pelayanan secara mudah, cepat, murah dan berkepastian, tegas Taufiq.

Diakhir pengarahannya, Taufiq memberikan beberapa pesan yaitu,
1. Deteksi Dini, 2. Berantas Narkoba dan Pungli, 3. Tingkatkan Sinergitas dengan APH dan Instansi terkait, 4. Lakukan pemantauan melekat terhadap pelayanan publik berbasis HAM sebagai salah satu kunci meraih predikat WBK, 5. Laksanakan Perintah Harian Direktur Jenderal Pemasyarakatan yang tertuang dalam Dasa Adi Brata, 6. Agar tetap dipertahankan bahkan ditingkatkan pengelolaan bahan makanan dan extrafooding bagi WBP.

Editor: Ramdan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
18 Napi Bandar Narkoba Lapas Semarang Dipindah ke Lapas Karang Anyar Nusa Kambangan
Paur Subbag Humas Polres Majalengka Juara Menembak
Petugas Lapas Jelekong Sikat Teh Kotak Isi Narkoba
Pangdam XVI/Pattimura Serahkan Bantuan Traktor Dari Presiden RI Kepada Kelompok Tani Maluku
Bagikan Masker Gratis Ke Warga Untuk Mengajak Disiplin Prokes