Kakanwil Kemenkumham NTT Tinjau 14 Ha Lahan Pertanian Lapas Atambua

foto

Atambua - zonabandung.com - Kakanwil Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone menyempatkan waktu mengunjungi Lapas Kelas IIB Atambua, Jumat, 30/04/2021.

Kalapas Atambua, Edwar Hadi bersama para pejabat struktural menyambut langsung Kakanwil dan didampingi untuk  berkeliling lahan milik Lapas Atambua yang dimanfaatkan untuk lahan pertanian, peternakan dan perikanan.

Marciana mengapresiasi pembenahan-pembenahan guna meningkatkan program-program pembinaan kepada warga binaan melalui Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) di Lapas Atambua, ujar Edwar Hadi kepada wartawan zonabandung.com via telepon selulernya, Jumat malam, 30/04/2021.

Edwar menjelaskan Sarana Asimilasi dan Edukasi menjadi core bisnis di Lapas Atambua seperti budidaya ikan air tawar, peternakan ayam broiler, sapi dan kambing, pertanian seperti penanaman kacang hijau, semangka, jagung, pepaya, dan sayur-mayur, serta berbagai bentuk pelayanan di Lapas seperti pelayanan kesehatan, pelayanan makan dan minum, juga pelayanan kunjungan bagi warga binaan.

Dengan memanfaatkan lahan seluas 14 Hektar, Lapas Atambua memaksimalkan kegiatan core bisnis tersebut sebagai bagian dari pembinaan kemandirian kepada waga binaan, sehingga warga binaan dapat lebih produktif dan memiliki keahlian lebih pada bidangnya masing-masing.

Di tengah kondisi pandemi Covid-19, pelayanan kunjungan sampai saat masih dihentikan untuk sementara, namun hal tersebut tidak menyurutkan semngat warga binaan untuk terus berusaha berubah menjadi lebih baik lagi, dimana setiap hari warga binaan dibina secara langsung bersama petugas pendamping. Misalnya di sektor peternakan ayam broiler, hingga saat ini telah mencapai 3 periode panen,.

"Kalau tidak ada hambatan, pada tanggal 5 Mei mendatang, Lapas Atambua akan kembali panen untuk periode ke-4".

Sementara itu, untuk budidaya ikan air tawar yang juga menjadi pusat Sarana Edukasi dan Asimilasi, dimana dengan dibangunnya pondok Sarana Asimilasi dan Edukasi warga binaan,  ternyata telah dijadikan objek wisata bagi masyarakat di sekitar Lapas, sebagaimana pesan Kakanwil Marciana saat menghadiri panen raya pada beberapa waktu lalu, terang Edwar.

Dalam kaitannya dengan pemanfaatan lahan untuk sektor pertanian, Kakanwil Marciana menyampaikan agar Lapas Atambua membangun kerjasama dengan Dinas Pertanian terutama untuk mendapatkan dukungan tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan dari (PPL) dari Dinas Pertanian sehingga dapat mengajarkan cara bercocok tanam yang baik dan benar, pungkasnya.

Selain itu, Kakanwil Marciana dalam pesan singkatnya terus mendorong Kalapas Atambua dan jajaran agar memperbaiki kekurangan terkait WBK yang pada tahun ini belum lolos ke tahapan penilaian oleh TPI.

Pembenahan harus  terus menerus dilakukan menuu Lapas Atambua ,meraih predikat WBK tahun 2021.

Editor: Ramdan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Lapas Probolinggo Bantu Satnarkoba Polres Ungkap Dugaan Pengedar Pil Koplo
Ini Instruksi Kadivpas Jabar Dalam Bintorwasdal Di Lapas Kuningan
Forkopimda Berikan Bantuan Sembako Untuk Wartawan Majalengka
Kalapas Kerobokan Sinergi Dengan Kepala BNNP Bali Wujudkan Lapas BERSINAR
Quota Armada Habis, Batas Waktu Pengiriman Bantuan Bencana NTT Hingga 21 April 2021