RD.Lasarus: Selamatkan Korban Bencana Paska Banjir Bandang Di NTT

foto

RD. Lasarus

Cimahi, Zonabandung.com,- Pemerintah daerah kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata Provinsi Nusa Tenggara Timur perlu memikirkan kehidupan masyarakat yang terkena dampak dari musibah banjir bandang dan puting beliung yang menghantam segala aspek kehidupan mereka pada hari minggu (4/4/20121) pekan lalu di Adonara Timur dan Lembata.

"Ratusan rumah warga hancur dan hanyut terbawa banjir dan menyisakan ribuan warga yang hingga kini masih tertampung dibeberapa posko bencana seperti di Adonara Paroki Baniona terdapat 12 rumah warga hilang dan puluhan rumah rusak," kata RD.Lasarus Laga Koten dekenat Adonara Keuskupan Larantuka Kabupaten Flores Timur saat tadi malam dihubungi via telepon selulernya, selasa (13/4/2021).

Tidak hanya sampai disitu menurut RD.Lasarus yang perlu kita pikirkan disini adalah paska bencana banjir bandang dan puting beliung yang menghempas NTT umumnya perlu menjadi perhatian serius tidak hanya pemerintah daerah tetapi pemerintah Pusat dan Provinsi juga harus turun tangan bersama sama kita membangun kembali mulai dari pemulihan mental para korban yang sudah kehilangan keluarganya, dan membangun kembali pemukiman penduduk, Pemerintah mempunyai program dan caranya sendiri sendiri dan Pimpinan Gereja dan Masjid juga punya cara kita masing masing tetapi semua tujuan kita membantu satu dengan yang lain.

Para Panitia Penggalangan Dana 

Sebagai Pimpinan Dekenat Adonara Keuskupan Larantuka Kabupaten Flores Timur menyampaikan banyak terimakasih kepada Presiden dan pejabat kita Menteri Sosial yang langsung turun menyapa korban bencana dilokasi kejadian termasuk semua bantuan mulai berdatangan hingga saat ini sudah semuanya menyebar melalui posko bencana termasuk juga didirikan dapur umum untuk melayani para korban bencana Nasional ini.

"Selama diberlakukan tanggap darurat kita perlu terus memperhatikan dan memikirkan kelanjutan kehidupan mereka sehinga sangat diharapkan peran kita semua untuk membantu mengatasi permasalan sosial kehidupan mereka," kata RD.Lasarus Koten.

Data sementara menurut RD.Lasarus Koten ada 5 posko tetap yang terus dipantau karena disini terdapat kurang lebih sekitar 1031 penghuni dari korban bencana mereka semua sudah kehilangan keluarga dan tempat tinggal seperti posko kampung Lamanele terdapat 456 orang dan posko MAN 1 Waiwerang terdapat 250 orang posko Lamahala Jaya  80 orang dan posko SDN Inpres Waiwerang juga terdapat 200 orang belum lagi terdapat di bantaran sungai Waiburak mencapai 50 keluarga.

Data ini masih terdapat di Adonara Kabupaten Flores Timur, belum menimpa saudara kita yang ada di Lembata dan terbanyak di Kecamatan Ile Ape dan mengungsi di posko Lewoleba  ada sekitar 350 keluara yang hingga berita ini diturunkan ketua DEKENAT LEMBATA belum bisa terhubungi.

Meresponi kejadian bencana di Provinsi Nusa Tenggara Timur khususnya terparah dikedua tempat ini baik di Adonaradan Lembata maka kami dari keluarga Flores Timur Daratan Larantuka Lembata Solor dan Adonara yang tinggal dan menetap di kota Bandung dan sekitarnya yang diberi nama IKAFLORA ikut prihatin dan langsung turun menggalang donasi bantuan bencana.

Tidak hanya komunitas kami tetapi daerah lain di NTT juga mengalami hal yang sama seperti di SUMBA, Alor, Sabu Rote, Malaka dan termasuk Kupang ibu kota Privinsi membuat duka NTT menggema dimana mana.

Ketua IKAFLORA Bandung Franz Emanuel Fernandez mengatakan bahwa setelah kejadian kami langsung membentuk panitia untuk menggalang bantuan donasi ke Adonara dan Lembata umumnya NTT.

"Rencananya tanggal 16 April bantuan pertama kami kirim tujuan Adonara dan Lembata setelah itu kami prioritaskan ke Sumba.Alor dan Malaka termasuk Sabu Rote dan Kupang," ujar Franz Emanuel Fernandez.

Menurut ketua panitia IKAFLORA bantuan bencana Laurent Lebuan saat dihubungi di posko penyaluran bantuan bencana di Jalan A.H Nasution No.950 kota Bandung menjelaskan bahwa ini bentuk nyata kepedulian kami sebagai putera daerah yang tinggal dan menetap di kota Bandung tentu sangat peduli hingga langsung menggalang donasi bantuan berupa uang sdh masuk melalui rekening panitia mencapai puluhan juta dan pakaian baru dan layak pakai hingga saat ini masih terus berdatangan kealamat posko, dan barang yang sudah dipacking sebanyak kurang lebih 3 ton besok langsung kirim melalui Kantor Perwakilan NTT di Jakarta dan diteruskan kedaerah bencana.

"Sebelum dikemas terlebih dahulu kami pisahkan dan kemas sesuai jenis barang seperti makanan susu dan obat-obatan kami pisahkan biar tidak tercecer," kata Laurent.

Terimakasih juga kami sampaikan kepada masyarakat Jawa Barat baik itu Aparatur Sipil Negara atau Pengusaha dan Lembaga masyarakat yang semuanya begitu peduli kepada keluarga kami yang mengalami musibah disana, termasuk juga para dokter dan pihak rumah sakit dan lingkungan gereja dan masjid yang ikut turun tangan membantu kami sehingga semuanya berjalan dengan baik sampai tujuan dan bermanfaat bagi keluarga yang terkena dampak banjir bandang.

Kami juga menghimbau kepada semua relasi yang masih membantu silahkan mengubungi link ataupun posko bencana hingga berakhir aturan tanggap darurat didaerah bulan mei mendatang.

Editor: Ramdan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Sat Sabhara Polres Majalengka Berpatroli Dan Sampaikan Pesan Prokes
Kakanwil Kumham DKI Saksikan Perjanjian Kerjasama IPKEMINDO Dengan DASPR
Kades Sukasari Kaler Ajak Masyarakat untuk Divaksin
Pemkab, DPRD, MUI dan Jurnalis Majalengka Kutuk Serangan Israel ke Palestina
Vaksinasi Covid-19 Tahap I Bagi Kader Pasyandu dan Lansia