Pungutan Kepada Calon Pengawas dan Penilik Disdik Jadi Persoalan

  • Audin
  • Minggu, 15 November 2020 | 09:35 WIB
foto

Cirebon, Zonabandung.com -- Oknum kasi dan pengawas Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon yang diduga melakukan pungutan liar kepada calon pengawas dan penilik di tengah pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia.

Pihak panitia pelaksana seleksi calon pengawas dan peserta diduga memanfaat situasi untuk melakukan pungutan sebesar 10 juta per orang kepada lima orang calon peserta seleksi hal ini mendapat kecaman keras dari salah LSM.

"Sangat disayangkan dugaan pungutan dilingkungan Disdik Kabupaten Cirebon membuat calon pengawas Dan penilik harus mengeluarkan uang sakunya demi mendapatkan posisi sebagai pengawas Dan penilik meraka masing-masing harus mengeluarkan uang senilai 10 juta tentunya dengan dugaan perbuatan melawan hukum ini tidak bisa didiamkan," kata Deni PI sekertaris LSM LMP Jawa barat, Minggu (15/11/2020).

Menurutnya, tentunya pihak institusi penegak hukum mengambil langkah atau sikap supaya masalah tersebut bisa terbuka, dan tahu kebenaran atas dugaan pungutan.

"Pihak berwenang dalam hal harus mengungkap keberadaan informasi tersebut supaya tidak menjadi fitnah, ujarnya.

Apalagi, lanjut Deni, saat uji kompetensi ada dugaan dilaksanakan oleh joki terus sebelum tes uji kompetensi pihak panitia telah menentukan ke lulusan mereka yang lima orang tersebut.

"Seharusnya pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon segera mengklarifikasi keberadaan informasi kepada panitia pelaksana seleksi calon pengawas dan penilik karena ini sudah terjadi," pungkasnya.

Editor: Shelly Sillviana

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Petugas Lapas Muara Bungo Dilempari Narkoba Lalu Kabur
Kapolres Majalengka Sambangi Tokoh Agama Dan Tokoh Masyarakat
Operasi Pekat Nataru, Polisi Amankan Ratusan Botol Miras
Penyemprotan disinfektan masih dilakukan muspika kecamatan Banjaran
Polres Majalengka Ungkap 4 Pelaku Kasus Narkoba