Komisi III DPRD Cimahi Sidak Tower TBG: Bereskan Dahulu Perizinan

foto

Cimahi, Zonabandung.com -- Komisi III DPRD Kota Cimahi yang diketuai Yus Rusnaya didampingi anggotanya Aida Cakrawati Konda, H. Nabsun, H. Enang Sahri Lukmansyah, S.Sos, MM, H. Asep Rukmansyah, melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan menara Tower Telekomunikasi (Tower TBG) bertempat di Jl. karya Bakti RT. 01 RW. 18, Kp. Lebak Saat, Kelurahan Cipageuran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Rabu (28/10/2020).

Hadir juga Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi Rini Marthini, SE, serta Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUPR) Kota Cimahi Amy Pringgo Ramdhani.

Kepala Bidang Tata Ruang DPUPR, Amy Pringgo menjelaskan kepada seluruh anggota komisi III, pihak DPUPR Kota Cimahi bagian Tata Ruang, sudah beberapa kali memberikan Surat Peringatan (SP) kepada pengembang.

"Ternyata pihak pengembang tetap membandel, bahkan mereka terus melakukan pengerjaannya, sampai pancang menara tower berdiri sampai setinggi 42 meter," ucap Amy.

Amy mengatakan karena SP 1 dan SP 2 tetap tidak dihiraukan oleh pihak pengembang, walaupun belum batas satu minggu, pihaknya mengeluarkan SP 3, karena pengerjaan pembangunan menara tetap berjalan.

"Pada hari selasa sore tanggal 27 Oktober 2020, menara tower di Cipageran disegel oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Cimahi," kata Amy.

Amy menjelaskan, itupun sebelumnya, kami buat nota kesepakatan pemberhentian dan penyegelan tower tersebut yang ditandatangani oleh pihak pengembang diatas materai, ini sebagai kekuatan hukum bagi Satpol-PP untuk melakukan penyegelan.

Anggota Komisi III H. Asep Rukmansyah mengimbau kepada DPUPR Kota Cimahi agar penyegelan tersebut jangan dulu dibuka, sebelum pihak pengusaha tower membereskan dahulu perizinannya.

"Tidak hanya perizinan saja yang diurus penyelesaiannya oleh pihak pengembang, tapi juga masalah sewa tanah berdirinya tower tersebut juga harus dilunasi, jangan sampai ditunggak, serta juga selesaikan gaji pegawainya," jelas Asep.

Dikesempatan yang sama Ketua Komisi III DPRD Cimahi Yus Rusnaya mengatakan bahwa Komisi III melakukan sidaknya bukan berniat untuk menghalangi pembangunan menara telekomunikasi tersebut.

Yus Rusnaya berharap sebelum pihak pengembang melakukan pembangunan tower ini, seharusnya selesaikan terlebih dahulunya izin prinsip, yang terkait dengan aturan-aturan, harus ditempuh oleh pihak pengusahanya.

"Dilihat legalitas perizinanya belum memenuhi syarat, perizinanya baru dari masyarakat saja, sebagai dasar untuk membangun tower tersebut," pungkas Yus Rusnaya.

Editor: Shelly Sillviana

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Djamu Kertabudi: Pilkada Kota Cimahi Tidak Perlu Dana Cadang Cukup APBD-P
Pungutan Kepada Calon Pengawas dan Penilik Disdik Jadi Persoalan
Kemenag Kabupaten Bekasi Sambut Baik Kehadiran SMSI
Walikota Cimahi Akan Bongkar Tower Yang Tidak Berizin
Doa Bersama Peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW