Komisi III DPRD Cimahi Sidak Saluran Air TKP Korban Hanyut

foto

Cimahi, Zonabandung.com -- Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cimahi, Yus Rusnaya beserta anggotanya terdiri dari H.Enang Sahri Lukmansyah,S.Sos, MM., Aida Cakrawati Konda, H.Nabsun, H. Asep Rukmansyah melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa lokasi saluran air di Kota Cimahi, Rabu (28/10/2020).

Hadir juga pada kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Cimahi Rini Marthini,SE, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (Kadis DPUPR) Cimahi Metty Mustikawati, dengan staf PUPR, Fitri, Engkus, Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Mochamad Nur Kuswanda, Staff DPKP Cimahi Febri Widyatmoko, Camat Cimahi Utara Endang, dan Pejabat Teras Lainnya.

Lokasi pertama yang di Sidak adalah gorong-gorong di jalan Cihanjuang, yang memfokuskan di tempat kejadian perkara (TKP) meninggalnya ANA yang hanyut terbawa arus air gorong-gorong sepanjang sekitar 500 meter pada Minggu (25/10/2020).

Ketua Komisi III Yus Rusnaya mengatakan bahwa komisi III DPRD Cimahi menjalankan tupoksinya sebagai pengawasan, dengan kejadian ini kami adalah bagian dari pemerintahan Kota Cimahi dan akan mengantisipasi agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

"Secara teknis kami sudah sampaikan kepada Kadis PUPR Cimahi bahwa dalam pelaksanaan desain drainase, tidak hanya drainase ini saja, kami meminta drainase-drainase yang lain pun harus jadi perhatian yang serius oleh pihak DPUPR Kota Cimahi," ujar Yus.

H. Enang Sahri menjelaskan, permasalahannya adalah kualitas pemasangan plat deker kurang baik, tidak sesuai dengan posisinya, dan tinggal perbaikan saluran air yang ada disisi bahu jalan satunya.

"Saya minta nanti dibanggar dialihkan saja yang lain pindah ke jalan Cihanjuang, kita dorong ke pak Sekda untuk menyampaikan bahwa ini harus diutamakan dulu, Etalase lalu tentu manfaatnya saluran air semua bisa tertampung," jelas Enang.

Ditempat yang sama, Sekda Kota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan mengatakan, masalah saluran-saluran air ini sebagai lintas titik-titik saluran air dengan kabupaten/kota, pihak pemerintah Kota Cimahi sudah berkoordinasi.

Lokasi kedua yang di Sidak oleh Komisi III DPRD Cimahi adalah saluran air disepanjang di Jalan Encep Kartawira, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.

Di sepanjang jalan ini, saluran air sangat dangkal, ukurannya kecil dan juga banyak yang tersumbat, apabila turun hujan dengan curah yang deras menyebabkan air meluap hingga ke jalan yang mengakibatkan Banjir di sepanjang Jalan Encep Kartawira, Kota Cimahi.

Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi Rini Marthini memberikan masukan kepada Kadis PUPR Kota Cimahi agar lebih memperhatikan saluran-saluran air yang ada di Kota Cimahi dan menjadi prioritas utama.

"Drainase-drainase yang berlubang-lubang, saluran air yang tersumbat dan tidak sesuai, harus jadi prioritas utama untuk diperbaiki, karena tidak menutup kemungkinan hujannya akan lebih besar lagi, sehingga kita harus gerak cepat," jelas Rini.

Rini mengharapkan pihak DPUPR Cimahi mengutamakan perbaikan dulu aliran air, yang rusak serta saluran air yang dangkal menjadi prioritas, bukan yang baru-baru dibongkar lagi.

"Saya mohon kepada Kepala Dinas PUPR Cimahi, agar dilakukan pengecekan lagi, jangan terjadi jatuh korban lagi, demi kenyamanan dan ketentraman masyarakat," tegasnya.

Editor: Shelly Sillviana

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Persoalan Sampah Perlu Kepedulian dan Kesadaran Semua Pihak
Pengusaha Merasa Keberatan Dengan Proses Pembuatan Izin UKL-UPL di Kota Cimahi
Pemkot Cimahi Berharap Rampungkan Fisik MPP Dimulai Awal 2021
Walikota Cimahi Akan Bongkar Tower Yang Tidak Berizin
Tim Supervisi Satgas Saber Pungli Kunjungi Mako Polres Majalengka