Warga Desa Beusi Mengeluh, Oknum Kasie Diduga Lakukan Pungli Pengurusan Dokumen KTP

  • Audin
  • Senin, 5 Oktober 2020 | 20:53 WIB
foto

Majalengka, Zonabandung.com,- Oknum perangkat Desa beusi, Kecamatan Ligung kabupaten Majalengka, diduga melakukan pengutan liar (pungli) dalam pengurusan kartu tanpa penduduk elektronik (e-KTP).

Oknum tersebut diduga menarik uang ke warga dengan jumlah Rp 150.000,- Oknum itu berdalih uang itu untuk proses pengajuan KTP. Dugaan pungli ini muncul setelah ada warga yang mengurus penggantian e-KTP-nya yang akan merubah status di KTP."

"Untuk pertanyaan perubahan dalam status di KTP dari statis belum pernah nikah ke status nikah di kolom KTP diminta Rp 150.000,- kalo mau gratis datang sendiri ke kantor dinas kependudukan dan catatan sipil di sana pasti ngantri. "Kata warga desa beusi yang namanya tidak mau disebutkan saat menanyakan kepada perangkat desa.

Lanjut dia mengatakan, saya kecewa dengan perangkat desa dia bilang kalau ingin cepet prosesnya ya Rp150 ribu karena disana banyak calonya.

"Itu terjadi kepada tetangga dekat saya dia kaget diminta Rp150.000,- untuk perubahan status dalam KTP bukan pengajuan KTP baru jelas dengan nominal angka seperti itu sangat berat untuk kalangan masyarakat di desa beusi.

Sementara menurut WS salah seorang kasie di desa Beusi menyebutkan kami belum pernah meminta uang untuk pengurusan dokumen KTP siapa orangnya tolong kasih tahu biar bisa diingat ingat.

"Waktu kemarin saja ada warga orang warga yang sudah lengkap dokumen atau persyaratan dari desa dibawa ke dinas kependudukan dan catatan sipil ditolak oleh pihak dinas dengan alasan harus orangnya yang datang ke dinas. Senin (5/10/2020).

Ditempat yang sama kepala desa Beusi Uus Usman mengatakan, untuk pembuatan atau perubahan KTP 150 ribu atau 300 ribu anggap biasa Kalau melalui calo.

Editor: Ramdan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
HUT TNI ke 75, Kapolres Majalengka Berikan Surprize
Program P3A Irigasi Dongkrak Perekonomian Masyarakat
RSUD Soreang Layak Sebagai Rumah Sakit Kelas B
Kawal Kasus Kades Mekarmulya, APDESI Majalengka Siapkan Sejumlah Pengacara
Keuangan Kelompok P3A Manjeti Dipertanyakan, Diduga Ada Aliran ke TPM