Ops Yustusi Launching Kendaraan Penindak Pelanggar Protokol Kesehatan

  • Audin
  • Rabu, 23 September 2020 | 13:44 WIB
foto

Majalengka, Zonabandung.com -- Launching kendaraan Tim Penindak Pelanggaran Protokol Covid-19 (Covid Hunter), dihadiri Kapolres Majalengka AKBP Dr. Bismo Teguh Prakoso didampingi pejabat utama Polres Majalengka dan Kodim 0617 Majalengka, Dinas Perhubungan , BPBD serta Satpol PP Kabupaten Majalengka, di halaman Mapolres Majalengka, Rabu (23/9/2020).

“Kendaraan tersebut nantinya akan digunakan oleh petugas gabungan terdiri dari Polisi, TNI dan Satpol PP untuk berpatroli dan menindak pelanggar protokol kesehatan Covid-19 sesuai aturan,” kata Kapolres Majalengka AKBP Dr. Bismo Teguh Prakoso.

Menurutnya, penyediaan mobil pemburu pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 ini merupakan bagian dukungan Polres Majalengka dalam upaya ikut menekan angka penyebaran Covid-19.

"Mobil tersebut akan berkeliling atau berpatroli mencari dan menindak masyarakat yang kedapatan melanggar protokol kesehatan. Tujuannya adalah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Majalengka," ujarnya. 

Dia menambahkan, untuk proses penegakan hukumnya sama, hanya kami membantu dengan kesiapan mobil penindakan agar mobilitas dan jangkauan patroli lebih luas 

Petugas Satpol PP akan melakukan penindakan sesuai dengan Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 06 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dan Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Penanggulangan Covid-19.

Kapolres AKBP Dr. Bismo Teguh Prakoso menyebutkan, operasi yustisi protokol kesehatan terutama soal penggunaan masker akan terus ditingkatkan.

Namun apabila pada kegiatan operasi didapati warga yang melawan bahkan menyerang petugas, maka pihaknya akan melakukan tindakan hukum.

“Kali ini masih upaya penyadaran, sesuai Inpres nomor 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19” tegasnya.

Selain imbauan terhadap pelanggar, tuturnya, juga akan dikenakan sanksi ringan, sedang dan berat. Namun bagi pelanggar yang masuk katagori berat akan terkena sanksi adminstrasi berupa denda sesuai Perbup itu.

Editor: Shelly Sillviana

Bagikan melalui
Berita Lainnya
H. Enang Sahri Laksanakan Reses Masa Sidang Ke III Secara Virtual
Operasi Yustisi, Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19
Komisi I DPRD Kota Cimahi Pertanyakan Masalah TKD RSUD Cibabat Pada Pemkot Cimahi
Penyedia Jasa Tak Memenuhi Syarat, Pembangunan MPP Cimahi Ditunda
Saat pandemi covid-19, Pelayanan Adminduk Disdukcapil Majalengka Tetap Berjalan Normal