Skyscraper
Skyscraper

Proyek Kanopi Halaman Parkir Desa Kulur Dipermasalahkan

  • Audin
  • Selasa, 5 Mei 2020 | 21:18 WIB
foto

Majalengka, Zonabandung.com,- Kepala Desa Kulur kecamatan Majalengka kebupaten Majalengka diduga memanfaatkan kekuasaan dan kesempatan untuk mencari keuntungan dari program dana desa tahap pertama tahun ini.

Anggaran dana desa senilai 42 juta untuk pembuatan kanopi kantor desa diduga ada Mark up, pembuatan kanopi tersebut dengan ukuran volume 54 meter yang harga satuannya 480 ribu hanya menghabiskan 25.920.000 sedangkan anggaran yang tertera 42 juta berarti masih ada uang sisa, untuk siapa uang selisihnya diduga kepala desa mendapat keuntungan dari dana desa. "Kata salah seorang narasumber yang namanya tidak mau disebutkan, Selasa (5/5/2020).

Menurutnya, Seharusnya pihak desa bisa menghilangkan pemikiran mencari keuntungan pribadi dari program dana desa, karena dana desa harus dirasakan manfaatnya secara berkelanjutan oleh masyarakat.

"Kepala desa tersebut baru dilantik pada bulan Desember tahun lalu kenapa kepercayaan masyarakat  disia siakan masyarakat menaruh harapan kepada kepala desa yang baru supaya bisa amanah, meningkatkan pembangunan untuk kepentingan masyarakat.

Sementara menurut Hasan Sunarto kepala desa kulur, mengatakan, Untuk pembuatan kanopi menang benar anggaran dari dana desa kanopi tersebut bukan untuk kantor desa melainkan kantor polindes Kebetulan kantor desa dengan polindes satu hamparan jadi mereka menganggap kanopi tersebut untuk kantor desa.

"Informasi tersebut mungkin datang dari orang yang tidak suka terhadap kepemimpinan baru, dan masih suasana politik Pilkades tahun kemarin kami menyisihkan tiga lawan dipilkades dengan menang telak.

Diakuinya, bahwa banar harga satu meter persegi adalah 480 ribu dengan volume 54 meter persegi anggaran tersebut dari dana desa tahap pertama senilai 42 juta.

"Memang benar ketika dihitung ada sisa anggaran belasan juta, uang tersebut akan digunakan untuk biaya tak terduga misalnya untuk rekan rekan dan tamu, supaya kami tidak mengeluarkan uang untuk rekan rekan tersebut dari kantong pribadi.

Editor: Ramdan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Belum Ada Zona Aman, Masyarakat Harus Patuh Protokol Kesehatan
Kontak Erat dengan Sopir Bus, 4 Warga Majalengka Jalani Pemeriksaan PCR
Ketua Bhayangkari Cabang Majalengka Berikan Bantuan Sejumlah Warakawuri dan Anak Yatim Piatu
Polsek Kadipaten Berikan Paket Sembako Kepada Warga Jompo
Kapolda Jatim Irjen Fadil Imran Maksimalkan Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19