Jumlah Positif Covid di Lapas Sukamiskin Menurun, 46 Orang Jalani Isolasi Mandiri

foto

Bandung, Zonabandung.com -- Sebanyak 44 orang warga binaan yang ada di Lapas Kls I Sukamiskin dinyatakan sembuh dari Covid-19 usai menjalani isolasi mandiri dan perawatan di rumah sakit.

"Kini tersisa sekira 46 orang lagi yang masih dinyatakan positif dan mereka menjalani isolasi mandiri khusus didalam Lapas bagi yang tidak bergejala dan 12 orang yang masih dirawat di rumah sakit karena memiliki penyakit penyerta," terang Kalapas Kls I Sukamiskin Bandung, Asep Sutandar kepada wartawan Zonabandung.com di kantornya, Jl. Jend. A.H. Nasution Kota Bandung, Kamis (25/2/2021).

Dia menjelaskan, jumlah yang dinyatakan positif ini adalah hasil swab test yang dilakukan terhadap seluruh pegawai, warga binaan dan mitra kerja secara massal dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

"Capaian keberhasilan ini tidak lepas dari langkah-langkah dan upaya bersama secara disiplin dalam menerapkan strategi penanganan Covid-19 di Lapas Sukamiskin," ujarnya.

Asep mengungkapkan, salah satu strategi penanganan positif Covid-19 para warga binaan ini ialah melalui penempatan isolasi satu blok yang tidak terkontaminasi dengan warga binaan negatif lainnya.

"Seluruh warga binaan yang dinyatakan positif walau tanpa gejala, kita satukan dalam satu titik blok hunian agar mudah dipantau tim medis dan petugas," terang Asep didampingi Kabid Pembinaan dan Registrasi, Iwan Gunawan.

Dia menambahkan, alur lalu lintas dan mobilitas mereka pun kita buat khusus agar tidak berinteraksi dulu dengan warga binaan negatif lainnya.

"Mereka kita berikan waktu berolah raga selama 20 menit sambil berjemur setiap harinya dan didampingi tim medis dengan menggunakan APD lengkap," ujar Asep.

Peningkatan kesembuhan warga binaan positif Covid-19 ini tidak terlepas dari kecepatan dan kecerdasan Kalapas dalam melakukan langkah - langkah penanganan sesuai Prokes yang tertuang dalam aturan Permenkes dan Permenkumham.

Obat-obatan, makanan tambahan dan suplemen rutin diberikan terhadap para warga binaan.

"Bahkan dari pihak luar yang memiliki kepedulian tinggi seperti Jamu Mustika Ratu memberikan bantuan jamu pil dan dibagikan ke seluruh warga binaan", pungkas Asep.

Bagi warga binaan negatif diberikan 4 butir sehari, dimana 2 butir untuk pagi hari dan dua butir lagi sore harinya. Sedangkan kategori positif diberikan 4 pil sekali minum, tambahnya.

"Dengan penanganan yang sangat baik ini mudah-mudahan mereka (WBP positif) akan segera pulih dan dinyatakan negatif semua," harap Asep.

Editor: Ramdan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Oded Serukan Teknologi Digital Jadikan Sumber Penambah Wawasan
Rutan Kls I Bandung Sukseskan Program Pemerintah Melalui Vaksinasi Dosis Ke Dua Seluruh Pegawai
Percepat Lelang Pengelolaan GBLA, Pemkot Bandung Lengkapi Syarat Administrasi
Wali Kota Bandung Ingatkan OPD, Beri Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat
Wawalkot Bandung Serahkan 222 e KTP Napi di Lapas Perempuan Bandung