Kepemimpinan Oded Sebagai Walikota Bandung Mendapat Raport Merah Dari Para Aktivis,Ormas Kota Bandung

  • Suyono
  • Jumat, 18 Desember 2020 | 15:22 WIB
foto

Bandung, Zonabandung.com,- Walikota Bandung Oded M Danial dalam memimpin Kota Bandung mendapat raport merah dari para tokoh masyarakat, aktivis, Ketua Ormas, Ketua LSM juga Ketua OKP se-Kota Bandung.

Peberian Raport Merah tersebut merupakan penilaian yang didapat pada saat dilaksanakan Refleksi Akhir Tahun Kepemimpinan Oded M Danial yang dilaksanakan oleh Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) bekerja sama dengan LSM Penjara PN pada hari Jum'at 18 Desember 2020 di RM Ponyo Malabar,Kota Bandung.

Pada Kegiatan Refleksi Akhir Tahun tersebut di hadiri lebih dari seratus orang para ketua dan perwakilan dari berbagai Ormas, LSM, OKP juga tokoh masyarakat se-Kota Bandung. Kemudian acara diisi dengan diskusi tentang Kepemimpinan Walikota Bandung yang di pandu langsung oleh Furqon Mujahid atau biasa dipanggil Kang jahid.

Dalam diskusi, para Aktivis dan pimpinan ormas diantaranya Ruslan Abdul Gani ketua Patriot Nusantara, Syamsi Salmon LPKNI, H.Yanyan MPC Pemuda Pancasila, Cakra DPP Manggala Garuda Putih, Wina Brigade 08, Agus Warso DPD Prabu, Barokah Brigade 08, Abah Mansyur GMBI, Mang Inyong ketua distrik AMS, Ridwansyah LSM Gempur, Dandan Sawarna Indonesia, Hardi P ARM menilai Oded M Danial telah gagal dalam memimpin kota Bandung dan hampir keseluruhan peserta diskusi meminta moderator untuk memberikan raport merah atas kepemimpinan oded M Danial.

Yang menjadi dasar pemberian raport merah dalam diskusi tersebut adalah dugaan keterlibatan Oded atas kasus RTH yang saat ini sedang bergulir proses hukumnya di PN Tipikor Bandung, Masalah kegagalan walikota dalam penanganan covid-19, Terkait masalah pendidikan dikota Bandung,

Tidak adanya pemberian bansos kepada masyarakat dari pemerintah kota Bandung sementara dana CSR tetap terus mengalir ke pengelola bansos yang diketuai oleh istri Oded lalu, Penempatan dan pengangkatan para pejabat dikota Bandung mulai dari Dirut BUMD serta pejabat dikota Bandung yang sangat sarat nepotisme para kroni- kroni Oded M Danial dan masih banyak lagi permasalahan lainnya yang menjadi dasar pemberian raport merah terhadap Oded M Danial. Efful J Saleh ketum LSM Penjara PN mengatakan,bahwa acara Refleksi Akhir Tahun adalah kegiatan spontanitas sebagai bentuk kepedulian LSM Penjara PN juga ARM terhadap Kota Bandung.

"Dalam diskusi ini tidak ada penggiringan untuk mendiskriditkan seseorang atau menjustivikasi seseorang, ini murni merupakan penilaian dari para tokoh masyarakat, para aktivis, para ketua Ormas, para ketua OKP, para ketua LSM yang hadir katanya. Ipul menjelaskan kepada para peserta diskusi. andai hasil dari diskusi ini mengarah pada terbentuknya opini dan penilaian terhadap Walikota dengan pemberian raport merah ya mau bagaimana lagi sebab itulah kenyataannya"jelas Ipul.

Sementara Furqon Mujahid yang juga sebagai inisiator sekaligus moderator kegiatan mengatakan; " ini merupakan realita yang sesungguhnya tanpa ada rekayasa untuk memojokkan seseorang. Ketika para tokoh masyarakat, para aktivis, para ketua Ormas, LSM, OKP menyepakati pemberian raport merah kepada Oded M Danil, maka itulah yang sesungguhnya kepemimpinan Oded M Danil telah dianggap gagal total dalam memimpin kota Bandung " kata Mujahid kepada para wartawan.

Editor: Ramdan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
425 Narapidana Di Jabar Terima Remisi Natal 2020, Dua Orang Langsung Bebas
Wali Kota Bandung Positif Covid-19
Alviantino Kini Jabat Karupbasan Kls I Bandung
Walau Sudah Meraih WBK, Rupbasan Bandung Terus Berbenah Untuk Meraih WBBM 2021
Wisata Ke Bandung Wajib Bawa Surat Hasil Rapid Antigen