Skyscraper
Skyscraper

Layanan Pembuatan Paspor Imigrasi Bandung Telah Buka Sesuai Aturan New Normal

foto

Bandung, Zonabandung.com,- Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI  Bandung sudah membuka pelayanan permohonan paspor sejak Jumat (12/6/2020).

Kepala Kantor Imigrasi Kls I  TPI  Bandung, Uray Avian mengatakan bahwa jajarannya siap menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau "New Normal".

Saat ditemui di Lapas Perempuan Kelas II A Bandung, Uray Avian mengatakan bahwa penerapan AKB di Kantor Imigrasi Kelas I Bandung sudah berlangsung selama sepekan.

"Ini sesuai amanat menteri, setiap akan datang ke kantor, pemohon paspor harus mengikuti protokol kesehatan. Wajib menggunakan masker, mencuci tangan, menggunakan hand sanitizer, dan kami melakukan pengecekan suhu tubuh," ujar Uray Avian, Senin, 22/6/2020.

Terkait kuota paspor, pihaknya juga membatasi kuotanya, saat situasi normal sebelum pandemi Covid 19, kuota perhari yang dikeluarkan sebanyak 300, saat pandemi khususnya saat penerapan "New Normal" di batasi kuotanya menjadi 50 pemohon saja perhari, jelasnya.

Khusus bagi pemohon yang dalam kondisi darurat, Uray mengatakan pihaknya menyediakan kuota khusus. Contohnya, jika ada pasien yang harus keluar negeri karena sakit, sekolah, dan tugas negara yang sifatnya mendesak.

Setelah satu minggu penerapan AKB, Uray mengatakan tidak menemukan ada hal yang melanggar protokol kesehatan. Ia menilai,  bahwa pemohon paspor sudah cukup sadar dalam menerapkan protokol kesehatan.

Berkaitan jumlah orang yang ada di dalam kantor pelayanan, pihaknya juga membatasi. Jadi, jika ada pemohon paspor yang didampingi oleh kerabat atau keluarga, Uray mengatakan bahwa, dibagian luar gedung sudah disediakan ruang tunggu bagi pengantar.

"Kecuali anak bayi ya, kalau anak masih harus didampingi orangtuanya, tapi kalau yang sudah dewasa, tidak perlu khawatir, tidak perlu bingung, karena nanti akan dibantu oleh Duta Layanan kami jika membutuhkan penjelasan," terangnya.

Jika ada pemohon paspor yang dalam kondisi sakit serta terbaring di tempat tidur, Kantor Imigrasi Bandung mempunyai layanan "jemput bola", jadi petugas yang mendatangi rumah pemohon yang sakit tersebut, ujar Uray.

Editor: Ramdan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Pemkot Bandung Akan Terus Awasi Mal dan Pusat Perbelanjaan
Bandara Husein Sastranegara Maksimalkan Penerbangan di Tengah Pandemi
Puskesmas Di Kota Bandung Tetap Buka Layanan Kesehatan
Kesekian Kalinya Petugas Lapas Banceuy Gagalkan Penyelundupan Narkoba
KNPI Bandung: Selamat! Dedi Supandi Kini Jabat Kadisdik Jabar